Inilah Kenapa  Hobi Fotografi Butuh Biaya Tinggi

Inilah Kenapa  Hobi Fotografi Butuh Biaya Tinggi

Kegiatan memotret atau mengambil gambar dengan kamera memang nampak nya mudah. Semua orang bisa melakukannya, baik dengan kamera canggih maupun kamera yang ada di dalam smartphone masing masing.

Akan tetapi, tidak semua orang bisa menghasilkan foto yang bagus. Jika hanya sekedar foto selfie atau foto standart, hanya dengan mengandalkan kualitas kamera maupun aplikasi khusus yang di unduh di internet untuk mengedit instan, rasanya memang tak seberapa.

Namun tahukah anda jika para fotografer yang tidak hanya sekedar hobi, namun juga menekuni hobi tersebut menjadi pekerjaan dan mata pencaharian, tidak akan pernah bisa di samakan kelasnya dengan hasil foto ala –ala fotografer yang di dapatkan dengan instan.

Tidak cukup hanya dengan sekali uji coba, seorang fotografer professional yang karya foto foto nya sudah di akui, tentu telah mellewati berbagai tahap dan kesulitan untuk bisa berada di kelasnya.

Lalu apa saja rahasia seorang fotografer yang selama ini bisa kita nikmati hasil karyanya dan menjadi inspirasi untuk foto foto yang kita ambil?

Rahasia di Balik Dunia Fotografi

  1. Harga Peralatan Mahal

Salah satu yang sudah menjadi rahasia umum tentang dunia fotografi adalah peralatan yang di gunakan mahal.

Memang tidak semua kamera yang di jual di pasaran memiliki harga kamera yang mahal. Namun, hampir semua fotografer professional menggunakan kamera yang mahal dalam melakukan pekerjaannya.

Berbeda dengan kamera yang murah, kamera dengan harga yang tinggi pasti memiliki kelebihan yang menakjubkan. Mulai dari kemampuannya membidik gambar dengan jelas, saturasi warna, ketahanan perangkat, memori, dan lain sebagainya.

Namun selain peralatan utama yang mahal, seorang fotografer juga butuh peralatan tambahan yang tentunya semakin menambah daftar barang barang yang harus di miliki untuk menjadi fotografer professional. Antara lain seperti lampu, laptop untuk mengedit yang harganya tentu juga tidak murah, alat cetak yang bukan sembarangan agar  bisa menghasilkan gambar dengan warna sempurna, studio, dan lain lain.

  1. Keahlian Dalam Memotret

Skill dan keahlian tidak bisa serta merta hadir begitu saja. Butuh latihan dan pengalaman serta ilmu untuk mendapatkannya. Seorang fotografer professional kebanyakan pasti pernah mendapat dan mencari ilmu fotografi.

Bahkan tak sedikit pula yang menempuh pendidikan tinggi dengan mengambil jurusan yang mendukung hobi fotografi nya.

Perjalanan panjang yang harus di lalui sebelum mendapat gelar fotografer professional inilah yang juga menambah nilai jual karyanya

  1. Nilai Jual Seni Tinggi

Pernahkan anda mengunjungi sebuah museum atau pameran fotografi? Di dalam museum biasanya ada banyak karya berupa benda benda yang bernilai seni yang di pajang dan di beri nama pembuatnya, tak jarang ada pula yang mencantumkan harga.

Bagi orang orang yang kurang tertarik dengan seni, sering melihat benda benda seni seperti patung, lukisan, gambar, dan lain sebagainya sebagai suatu hal yang rumit dan aneh.

Sebagian orang kesulitas menangkap kesan dan keindahan dari lukisan abstrak atau benda seni lain yang mati.

Namun sebaliknya, bagi para pecinta seni dan kolektor, mereka sudah memiliki selera dan cita rasa tersendiri dalam menikmati seni.

Orang orang yang mengerti seni tahu dan bisa menghargai benda benda seni yang ada.

Itulah sebabnya, terkadang kita terkejut dengan nilai jual dari benda benda yang memiliki seni tinggi terjual dengan harga fantastis hingga milyaran rupiah.

  1. Pekerjaannya Beresiko

Seorang fotografer professional harus mampu menangkap keindahan dalam bentu foto dan gambar di manapun dan kapanpun keadaannya.

Tidak selalu di tempat tempat dengan pemandangan alam yang indah, model yang berparas cantik nan rupawan, seorang fotografer terkadang justru terjun ke tempat tempat berbahaya untuk mendapatkan hasil foto yang bagus,.

Contohnya mengambil foto satwa di padang afrika, di daerah perbatasan yang rawan konflik hingga daerah yang sedang mengalami perang.

Tentu nya kondisi tersebut bisa di bilang sangat berbahaya dan bahkan bisa mengancam nyawa fotografer.

Itulah kenapa harga foto yang di hasilkan bisa di jual dengan harga ratusan juta hingga milyaran rupiah.

Add Comment